Dan rasa-rasanya semua sudah kutulis di lembar-lembar ini
Tak tau lagi aku apa untuk ditulis
Hanya tinggal menunggu sakit-sakit lain datang dan memaksa jemariku tuk torehkan segala luka dan air mata di atasnya
Memaksa aku berbagi rasa dengan selembar kertas
Ya, telah kulalui beribu malam bercinta dengan benda mati ini
Menodainya
Merobekinya
Menetesinya dengan air mata
Membendmatikannya yang memang sudah mati
Kini sudah habis kata terkikis rasa
Bibir manisku tak dapat lagi membual merangkai prosa
Jemari terlalu lelah untuk menari mengukir kata
Sungguh terlalu lelah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



No comments:
Post a Comment